Wednesday, November 19, 2008

PUISI BULANAN-18: "HARI PARA ARWAH"

*) HARI PARA ARWAH

Lilin kita bakar
Kita panjatkan puja, kita panjatkan puji
Bunga kita taburi
Airmata haru
kembali bercucur,
basahi dinding-dinding makam

--
Nopember 2008

*) Aslinya ditulis dalam bahasa Tetum.

2 comments:

savitri said...

..dan bila saat itu tiba.. adakah diri ikhlas menerima?


http://ilalangbasah.wordpress.com

Abe Barreto Soares said...

fitri,
...dan bila sang maut tiba, dan mengandengkan tangan kita, kita, mau tak mau, harus iklas menerima kehadirannya...

salam,