Showing posts with label hakekat [menulis/membaca] sastra. Show all posts
Showing posts with label hakekat [menulis/membaca] sastra. Show all posts

Friday, March 20, 2009

CATATAN SEORANG PENGEMBARA 96

*) Tugas sastra adalah senantiasa merenungi masa lampau, masa kini dan hari esok. Tugas sastra pun semata memungut dan menyusun kembali hal-hal yang dianggap telah usang, dan menjadikannya baru. Dengan kata lain, tugas sastra juga boleh dikatakan sebagai berikut: melakukan tugas 2R (reuse & recycle).

*) Kegelapan senantiasa menanti setiap saat. Tugas kita adalah menyalakan obor kita masing-masing dan merangkul kegelapan dengan segala kepenuhan hati.

*) Apabila masing-masing keluarga Timor-Leste sudah mampu menyetel ‘instrumen-instrumen musik’nya dalam kehidupannya sesuai dengan standar yang ada, maka sudah pasti akan terciptalah sebuah orkes simfoni “ipoleksosbudhankamnas” yang memukau di bumi Lafaek ini. Jika tidak, maka bangsaku ini akan mengalami ketinggalan di segala bidang.

Monday, February 9, 2009

CATATAN SEORANG PENGEMBARA 92

*) Penyair harus menggali dan menemukan kata-kata. Ia harus menemukan bentuk ucapannya yang khas.

Thursday, January 29, 2009

CATATAN SEORANG PENGEMBARA 90

*) Sehari aku tak menulis, dan tidak terlibat dalam aktivitas perenungan puitis sebagai seorang penyair, rasanya hidup ini terasa hambar sekali. Aku merasa adanya kehampaan dan keresahan yang sangat mendalam.

*) Menjadi penyair merupakan sebuah ‘kutukan’ dan sekaligus sebuah ‘anugrah’?